IBX592EBC03DC493

Akibat Alergi Makanan yang Parah

Pada umumnya, alergi bisa disebabkan dari berbagai macam hal. Namun dari banyaknya penyebab alergi tersebut, yang paling umum berasal alergi makanan. Tahukah anda mengenai apa itu alergi makanan? Alergi makanan adalah suatu reaksi alergi yang terjadi pada seseorang akibat sistem kekebalan tubuh yang keliru merespons protein dari makanan. Salah satu reaksi yang muncul biasanya berupa rasa gatal dan ruam pada kulit. Penderita alergi makanan sebenarnya dapat terbagi menjadi tiga. Tiga jenis tersebut yaitu imunoglobulin, non-imunoglobulin E dan gabungan keduanya. Jika anda penasaran dengan tiga pemicu alergi makanan tersebut, anda dapat melakukan pencarian melalui sumber-sumber literatur ilmu gizi atau artikel kesehatan di internet. Di jaman modern seperti sekarang, khususnya internet telah memberi dampak yang cukup besar dari segi pencarian informasi. Kembali pada akibat alergi makanan, biasanya penderita akan mengalami beberapa gejala seperti ruam merah dan gatal pada kulit. Gejala lain yang bisa ditemukan juga berupa kondisi sulit menelan, dan terjadi pembengkakan pada bagian mulut dan wajah. Biasanya juga, ruam merah akan tampak timbul pada permukaan kulit. Selain gejala yang terjadi fisik, gejala lain yang bisa ditemukan pada penderita alergi makanan adalah rasa mual dan ingin muntah. Mata juga berasa gatal, bersin, dan kepala pusing.

Akibat Alergi Makanan yang Parah

Pada dasarnya, akibat alergi yang dipicu oleh alergi makanan memiliki gejala yang berbeda-beda. Kadang juga, alergi makanan non-imunglobin E dapat memunculkan beberapa tanda dan gejala di luar kondisi altergi. Hal tersebut tentu membuat penderita sulit didiagnosa oleh dokter. Adapun tanda-tanda yang biasanya terjadi pada penderita alergi satu ini yakni seperti ruam pada area kelamin dan sekitar anus yang berwarna merah kemerahan, terjadi gangguan pencernaan, nyeri pada bagian ulu hati, sembelit, sering buang air besar, ketika buang air besar ditemukan lendir atau darah, dan kulit menjadi pucat. Pada bayi, biasanya bayi akan mengalami tanda berupa bayi rewel. Jika memang anda menemukan beberapa tanda gejala tersebut pada diri anda atau sanak saudara anda, jangan pernah sepelekan hal tersebut. Gejala yang demikian ini bisa mengarah pada suatu kondisi reaksi alergi parah. Tahukah anda, gejala awal reaksi alergi parah ini muncul seperti gejala alergi makanan biasa. Apabila anda mengalami gejala reaksi alergi makanan yang begitu cepat, anda perlu berhati-hati karena siapa tau itu adalah tanda dari gejala alergi parah. Pada penderita reaksi alergi parah, penderita akan mengalami peningkatan detak jantung yang sangat cepat, kondisi sulit bernapas, muncul perasaan takut dan cemas secara tiba-tiba, terjadi penurunan tekanan darah yang drastis, dan level yang cukup buruk akan membuat penderita pingsan. JIka beberapa gejala tersebut muncul dan tidak diobati, maka bisa menyebabkan kematian pada penderita tersebut. Dari informasi ini, tentu bukan hal yang main-main jika anda tengah mengalami alergi makanan. Cobalah untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan seperti dokter jika anda mengalami alergi makanan. Salah penanganan pada penderita alergi makanan juga merupakan langkah fatal yang dimana dapat merugikan penderita tersebut.

Semua makan sebenarnya memiliki potensi sebagai akibat alergi. JIka memang anda memiliki suatu alergi terhadap sesuatu, yang dimana itu bukan makanan, makan potensi anda untuk terkena alergi makanan akan jauh lebih besar. JIka tadi disebutkan semua makanan berpotensi mengakibatkan alergi makanan, maka informasi tersebut memang benar. Namun jika melihat jenis makanannya, ada beberapa makanan yang secara umum sering menyebabkan alergi. Beberapa contoh makanan tersebut seperti lobster, kepiting, ikan, dan kacang-kacanganan. Selain contoh makanan tersebut, sebenarnya masih banyak juga bahan makanan yang sering menyebabkan alergi. Detail informasi tersebut, dapat anda temukan dengan mengetikan pencarian pada mesin internet.

Bagi penderita alergi makanan, biasanya juga penderita berpotensi mendapatkan alergi tersebut karena ada anggota keluarga yang memiliki riwayat alergi. Selain itu juga, jika anda memiliki riwayat penyakit asma, maka anda juga akan sering mendapatkan tanda dan gejala akibat alergi makanan. Pada beberapa kasus, biasanya seorang anak yang menderita alergi makanan sewaktu kecil pada saat dewasa alergi tersebut akan kembali lagi. Para penderita semacam ini biasanya memiliki alergi terhadap makanan seperti udang, lobster dan  kepiting. Apabila penderita mengalami reaksi yang cukup parah, maka bisa disimpulkan juga bahwa alergi tersebut akan menetap seumur hidup. Dalam mendiagnosis pada pasien alergi makanan, biasanya dokter akan mencatat beberapa data informasi mengenai keluarga pasien. Biasanya juga, pasien akan ditanyakan apakah ada anggota keluarga yang mengalami riwayat alergi, biduran, atau semacamnya. Selain itu, biasanya juga akan dilakukan pemeriksaan darah yang dimana akan menguatkan diagnosis yang dibuat petugas kesehatan atau dokter. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan pada eliminasi makanan.
Akibat Alergi Makanan yang Parah | Mariyana Yana | 5