IBX592EBC03DC493

Anak Anda Kurang Nafsu Makan? Ini Bahayanya

Anak Anda adalah tipe anak yang susah makan? Hati-hati, akan ada banyak hal yang negatif bisa terjadi pada anak Anda. Dengan susah makan, asupan gizi yang dibutuhkan anak anda menjadi kurang cukup. Hasilnya, anak Anda tidak tumbuh dengan baik.

Anak Anda Kurang Nafsu Makan? Ini Bahayanya

Selain di fisik, susah makan juga berpengaruh ke pertumbuhan otaknya juga pada perkembangan psikologisnya, loh. Tapi, kebanyakan anak susah makan juga disebabkan oleh masalah psikis, trauma misalnya.

Usia 4 sampai 6 tahun adalah anak-anak yang paling sering terkena masalah susah makan ini. Jadinya, saat anak Anda berusia 4 sampai 6 tahun, atau usia pra skolah, maka berikan suplemen penambah nafsu makan anak di apotik, agar masalah susah makan tidak terjadi.

Beberapa anak ketika masih kecil sudah dicekoki atau diberi sugesti bahwa untuk terlihat menarik, cantik atau tampan, tentunya harus bertubuh kurus. Karena, gemuk akan membuat anak Anda terlihat tidak menarik. Nah, kadang sugesti semacam itulah yang membuat anak Anda menjadi takut makan banyak, lalu mengurangi porsi makannya. Lama-lama malah menjadi lebih sulit makan dan berujung ke susah makan.

Setidaknya, ada 3 dampak negatif ketika anak susah makan, terutama di usia pra sekolah tersebut. Apa saja? Simak di bawah ini.

1. Pertumbuhan terhambat

Mau tidak mau, susah makan akan menghambat laju pertumbuhan fisik anak Anda. Tidak seperti anak seusianya, anak yang susah makan tentunya akan lebih sulit bertumbuh dengan baik. Ditambah lagi, kekurangan nutrisi tentunya akan menjadikan anak Anda menjadi lebih kurus.

Apalagi, bila susah makan itu sudah dimulai ketika usia 4 tahun. Hal itu tentu sangat berbahaya, karena nutrisi tubuh kurang, dan pengolahan nutrisi yang dibutuhkan tubuh juga sangat kurang. Hasilnya, anak menjadi kurang tinggi, dan kurang berisi.

2. Mudah terserang penyakit

Selanjutnya, karena tubuh kurang nutrisi, maka penyakit akan lebih mudah menyerang tubuh anak Anda. Tubuh yang kurang imun sehingga penyakit mudah masuk dan mengganggu stabilitas kesehatannya.

Apalagi, ketika anak tersebut sudah mencapai usia 16 tahun, maka 33 persen dari anak yang susah makan akan lebih beresiko tinggi terserang penyakit di usia tersebut. Penyakit yang sering menyerang anak yang susah makan mulai dari flu, demam, sampai meningkat ke tipes dan sebagainya. Tidak hanya itu, tubuh anak Anda juga kurang kuat, karena tulang tidak mendapat asupan gizi yang cukup. Hasilnya, anak tersebut akan lebih mudah cedera dan sebagainya.

3. Gangguan makan

Satu hal yang terjadi karena susah makan sejak kecil adalah munculnya gangguan makan. Bisa jadi, makanan yang dimakan langsung dimuntahkan, dan sebagainya. Ada beberapa jenis gangguan makan akibat susah makan, antara lain anreksia nervosa dan bulimia nervosa.

Di beberapa kasus, ada banyak remaja yang meninggal dunia karena dua penyakit ini, loh. Jadinya, Anda musti benar-benar waspada. Secara singkat, bulimia dan anoreksia nervosa adalah gangguan makan yang disebabkan karena ingin menjaga bentuk tubuh. Bila anoreksia ditujukan untuk menjaga tubuh terlalu kurus, seperti model dunia, maka bulimia adalah keinginan untuk menjaga tubuh tetap normal. Karena terlalu takut untuk makan, maka lama-lama muncul gangguan makan yang berakibat buruk bagi tubuh.

Jadi, bila anak Anda mulai terlihat susah makan, maka segeralah berikan ia suplemen penambah nafsu makan. Tidak hanya suplemen saja, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan dari alam atau pengobatan herbal untuk mengatasi masalah tersebut.
Anak Anda Kurang Nafsu Makan? Ini Bahayanya | Mariyana Yana | 5