IBX592EBC03DC493

Pilih Pengelola Zakat Produktif Terpercaya Ketika Mewakafkan Harta Anda

Pilih Pengelola Zakat Produktif Terpercaya Ketika Mewakafkan Harta Anda - Sebagian banyak diantara masyarakat Indonesia, khususnya adalah golongan tertentu sudah mengenal dengan baik manfaat zakat dan juga shodakoh, sehingga tak tanggung-tanggung dalam memberikan jumlahnya, termasuk juga ketika mereka akan meninggal. Maka sebagian besar harta akan diwakafkan. Istilah semacam ini tentunya sudah tak begitu asing lagi bukan bagi Anda. Wakaf merupakan salah satu bentuk zakat yang diberikan oleh seseorang ketika akan meninggal. Bisa dalam bentuk benda, uang atau yang lainnya guna kepentingan sosial. Salah satu jenis yang harus Anda kenali adalah zakat produktif, faktanya sekarang ini sudah banyak diantara lembaga pengelola zakat produktif.

Sehingga ketika Anda masih bingung ingin mewakafkan harta tersebut kemana, maka bisa memilih salah satu lembaga yang sudah terpercaya ditunjuk oleh pemerintah. Jika zakat sendiri termasuk ketentuan yang memang wajib untuk dilaksanakan, maka agaknya tidak dengan wakaf ini sendiri, sesuai dengan kemampuan dari masing-masing orang. Ia sama halnya dengan sebuah sedekah, dimana ketika dikerjakan akan mendapatkan pahala, namun jika tak dilakukan juga tak masalah.

Pilih Pengelola Zakat Produktif Terpercaya Ketika Mewakafkan Harta Anda

Namun juga agaknya ada banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika seseorang akan melakukan wakaf ini sendiri, sehingga tak akan memunculkan masalah di akhirnya, diantaranya adalah:

  1. Kenali kebutuhan keluarga, sekarang ketika memikirkan masalah ekonomi, tentunya untuk apa menyumbangkan hal yang nilainya besar ketika dari segi keluarga sendiri masih kekurangan, akan jauh lebih bermanfaat memberikan kepada keluarga tersebut.
  2. Harus ada musyawarah terlebih dahulu dengan keluarga, tentunya sudah banyak diantara Anda yang sering kali melihat konflik yang terjadi hanya karena masalah barang wakaf bukan. Ada pihak keluarga yang tidak terima dan menuntut agar nantinya benda atau barang yang diwakafkan tersebut dikembalikan pada pemilik asli, hingga berujung ke persidangan. Untuk mencegah hal ini maka sebelumnya sudah harus ada persetujuan antara dua belah pihak.
  3. Hendaknya wakaf dilakukan dengan niat yang baik, bukan semata-mata hanya untuk terlihat wah di hadapan orang lain, dengan demikian maka Anda juga akan mendapatkan imbalan yang seimbang.
  4. Pastikan ketika berwakaf menyerahkan langsung kepada lembaga yang terpercaya, inilah hal yang harus Anda perhatikan, jangan asal wasiat kepada satu orang saja, melainkan lebih baik langsung mendatangi sebuah lembaga yang resmi, sehingga nantinya proses bisa diurus dengan sangat cepat, tanpa menimbulkan sebuah masalah baru.

Perkembangan wakaf belakangan ini tak hanya dalam bentuk harta saja, melainkan kian banyak termasuk diantaranya adalah dalam bidang dakwah dan juga pembangunan juga masuk wakaf. Meskipun bentuknya sendiri bukan materi, agaknya Anda yang memang memiliki hal sama bisa mewakafkan apa yang dimiliki, untuk dapatkan lebih banyak pahala yang berjalan dari waktu ke waktu.
Pilih Pengelola Zakat Produktif Terpercaya Ketika Mewakafkan Harta Anda | Mariyana Yana | 5