IBX592EBC03DC493

Alasan memiliki reksadana terproteksi

Apakah Anda pernah mendengar tentang investasi reksadana? Bagi masyarakat awam mungkin istilah ini masih terdengar cukup asing di telinga. Secara singkat, reksadana merupakan alternatif bagi masyarakat yang memiliki modal namun terbatas untuk diinventasikan melalui perusahaan Manajer Investasi (MI). Dana yang dihimpun oleh MI dari masyarakat dengan modal terbatas ini akan dibagikan ke dalam beberapa jenis investasi (saham, obligasi, maupun deposito) dan tersebar ke beberapa perusahaan.

Reksadana terproteksi atau protected funds merupakan salah satu jenis reksadana terstruktur yang notabene berbeda dengan reksa dana konvensional yang biasa diketahui karena memiliki peraturan tambahan dalam penyertaan dan juga sistem investasinya. Masing-masing produk reksadana memiliki beberapa tujuan investasi yang berbeda, sesuai dengan produk investasi. Reksadana juga merupakan salah satu pilihan praktis bagi masyarakat yang ingin berinvestasi namun dengan modal sedikit. Lalu, kira-kira apa alasan kalau reksadana merupakan salah satu investasi yang tepat untuk bisnis Anda?



Dikelola oleh manajemen professional

Manajer Investasi merupakan manajemen professional yang memiliki keahlian khusus dalam bidang pengelolaan dana. Peran ini sangat penting dalam investasi reksadana, karena mereka yang akan melayani para investor yang hanya memiliki keterbatasan waktu dan tidak dapat melakukan riset terhadap perusahaan dan investasinya secara langsung untuk menganalisis harga efek dan akses informasi ke pasar modal.

Keanekaragaman Investasi Menurunkan Risiko yang Mungkin Terjadi

Salah satu fitur dari investasi reksadana merupakan jenis investasi yang tidak hanya berpusat pada satu investasi dalam satu perusahaan saja. Hal ini tentu akan mengurangi risiko yang ada di dalam risiko tersebut meskipun dapat dihilangkan. Maksudnya adalah risiko yang ada tidak hanya terpusat pada satu jenis investasi saja karena penyebarannya yang ke beberapa perusahaan lain. Dalam berbisnis ada dua jenis risiko yang mungkin akan dihadapi, yakni risiko gain dan risiko loss.

Bila reksa dana Anda menempatkan investasi ke dalam 20 perusahaan dan 3 diantara nya mengalami risiko loss, maka Anda tidak perlu khawatir  karena ada kemungkinan belasan perusahaan lain yang mungkin tidak mengalami kerugian atau justru mengalami risiko gain. Hal ini berarti kemungkinan risiko loss yang Anda dapatkan lebih sedikit dibandingkan dengan berinvestasi pada satu jenis bisnis saja.

Informasi yang Diberikan Transparan

Jenis investasi ini jelas memberikan informasi perkembangan portofolio secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan agar pemegang unit Penyertaan bisa memantau keuntungan, biaya, serta risiko setiap saat. MI selaku pengelola reksadana wajib mengumumkan laporan tengah tahunan dan tahunan juga prospektus yang dilakukan secara teratur. Melalui transparansi dalam informasi ini, Anda selaku investor bisa memantau perkembangan investasi secara rutin.
Likuiditas Tinggi

Likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya. Semakin perusahaan tersebut memiliki likuiditas yang tinggi, semakin terbukti kredibilitas perusahaan itu. Ketika perusahaan memiliki likuiditas yang tinggi, para investor dapat mencairkan kembali uni penyertaannya setiap saat sesuai dengan ketetapan yang sudah dibuat oleh Anda pada masing-masing reksadana.

Biaya yang Rendah

Dikenal sebagai salah satu cabang bisnis yang berisi pemodal dan juga dikelola secara profesional, tentunya reksadana mampu melakukan investasi dengan cara yang lebih efisien. Karena dilaksanakan oleh profesional maka biaya yang dihasilkan pun jauh lebih murah dan tentunya efisien dibandingkan dengan investor yang melakukan investasi langsung melalui bursa efek.

Potensi Return yang Tinggi

Meskipun hampir mirip dengan deposito, reksadana memiliki keuntungan yang lebih menarik. Jika bunga deposito saat ini sekitar 6%-7% per tahun sebelum dipotong pajak, Nett pajak sekitar 4,8%-5,6%, dalam reksa dana terproteksi akan memberikan return  sekitar 1-1,5% per bulan. Itulah mengapa reksadana menjadi alternatif investasi yang keuntungannya dapat dinikmati dalam jangka panjang seperti mempersiapkan masa pensiun, mempersiapkan dana pendidikan, dan rencana jangka panjang lainnya.

Lebih Aman

Sesuai dengan namanya, Reksadana terproteksi merupakan salah satu investasi dana dengan tingkat risiko yang lebih rendah. Sehingga hal ini jelas memberikan keamanan yang lebih baik untuk para investor daripada investor yang dilakukan secara individu langsung ke bursa efek. Tidak hanya itu, reksa dana juga memiliki perlindungan atas nilai pokok simpanan karena sudah terjamin simpanan pokok tersebut akan aman hingga akhir masa jatuh tempo.

Itulah alasan memiliki reksadana terproteksi sebagai sarana investasi Anda. Namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk melakukan reksa dana terproteksi, seperti disarankan untuk melakukan investasi minimal 3 tahun agar Anda bisa menikmati return yang lebih baik, jangan lupa pula untuk menanyakan biaya yang mungkin timbul  dari produk yang diminati, jangan menganggap reksa dana tidak memiliki risiko, dan tidak semua bank merupakan agen reksa dana.


Bank DBS merupakan salah satu bank yang berperan sebagai agen penjual reksadana di Indonesia. Bagi Anda yang ingin mencoba investasi satu ini, Anda harus mengajukan permohonan melalui cabang PT Bank DBS Indonesia atau menghubungi DBSI Customer Center. Tidak hanya menjadi agen reksadana, Bank DBS Indonesia juga menawarkan hasil return yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk perbankan lainnya. 
Alasan memiliki reksadana terproteksi | Mariyana Yana | 5