IBX592EBC03DC493

Cerpen Sedih Terbaru Bikin Nangis Banget

Cerpen Sedih

Cerpen Sedih - Mungkin ini sangat kami cari untuk memperoleh pelajaran melewati cerpen kecewa ini hanyalah pelajaran bagi kami untuk membikin kami lebih dewasa dalam menjalani kenasiban. Tidak sedikit sekali cerita orang orang yang mungkin sama dengan cerita kami bahkan ini sangat menyakitkan daripada kami yang sedang memperoleh persoalan dalamm nasib.

Untuk menolong anda semua saya disini bakal memberbagi cerpen sedih mengenai cinta yang sangat mengharukan dan untuk anda semua yang sedang mencari cerpen tenang saja dan kadang bimbang mencari inspirasi alias mencari pelajaran dengan cerita yang amat menyedihkan ini dan mungkin saja yang anda alamiah selama ini.

cerpen sedih 

Hal yang diperlukan kietika kami membaca cerpen kecewa romantis ini kami wajib ikut masuk kedalam cerita tersebut supaya kami juga merasakan apa yang di alamiah sang pencerita tersebut dan kami pun bakal memperoleh hikmah pelajaran di untaian cerita ini, Bakal namun wajibnya kami tidak boleh ikut kecewa sebab ini hanyalah cerita yang di alamiah orang.

Cerpen Sedih Terbaru Bikin Nangis Banget

Berbagilah Ku HIdup Lebih Lama Lagi
Aku ialah seorang gadis yang cantik juga. Katanya orang - orang aku ialah gadis yang lumayan untung. Namun, Diriku mengidap penyakit kanker otak stadium dua. Aku sangat takut diriku bakal meninggalkan keluargaku tercinta. Disetiap hariku slalu berdoa pada Allah semoga saja diriku bisa nasib lebih lawas hinggalah dewasa. Diriku juga minum obat dari seorang dokter. Dan makan makanan bergizi. Disuatu waktu, disaat pada pelajaran olahraga kepala aku rasanya pusing. Namun, aku menahan sakitnya. Disaat berlari dibawah panasnya sinar mentari, kepala aku rasanya makin pusing. Tidak terasa darahku mengucur di hidung aku. Lalu ku tidak ingat apa - apa. Seusai saya sadar, Kepala aku tetap saja rasa pusing dan aku di UKS. Oh ya Allah apa yang terjadi pada aku? Pikir aku.

Diriku meliat ibu yang datang, dan pun mengatakan, “Kamu tidak apa-apa sayangku?” “Aku tidak apa-apa Ibu.” Jawab diriku dengan senyuman. Kini, ku benar-benar jarang sekali masuk kesekolah. Kepala aku tidak jarangkali pusing. Aku pun juga tidak jarang sekali mimisan. Rambut aku saat ini mulai rontok. Aku amat kecewa karna ku tau itu artinya sebentar lagi diriku bakal meninggal dunia. Aku sangat sayang keluarga aku, dan diriku sangat sayang kawan-kawanku.

Sekarang, ku berada di rumah sakit. Diriku menjalani kemo terapi. Rasanya sangat sakit, rasanya inginku menjerit sekeras - kerasnya, Namun itu juga demi kebaikan diriku. Sekarang, diriku rawat inap. Rasanya yang bercampur, Diriku bakal meninggal dunia ini. Penyakitku ini telah menggerogoti tubuh aku. Kanker otak aku telah stadium lanjut. Aku gadis 13 tahun hanyalah bisa pasrah aja. Diriku tau malaikat maut pastilah bakal menjemput aku ditahun ini juga bahkanlah mungkin dibulan ini.

Aku memutuskan untuk menulis surat pada semua orang yang kukenal selama aku masi mampu. Nafasku trasa sangat berat, ku tidak sanggup menuliskan surat buat satu kawan aku, tangan aku juga mulai bergetar, aku putuskan untuk menyudahi suratku ini. Disaat semuanya menjenguk aku, kepala aku amat berat, nafasku tidak ter atur, jantung aku berdetak sangat cepat. Aku tersenyum pada mereka semuanya. Diriku mengatakan, “Ma... maafkanlah aku. slama ini...” mengatakan tersendat - sendat dengan lamban.

Rasanya ku bakal menghadapi sakaratul maut lalu ku meng ucapkan dua kalimat syahadat dengan lancar dan... menghembuskan nafas terakhirku. Samar - samar, ku menonton semuanya menangis berkecewa... Tetaapi, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Tiba - tiba, ku menonton sahabat aku yang telah meninggal dan hebat tangan aku lari menuju cahayanya putih. Meski andalan aku mengharapkan nasib lebih lawas tk ter wujud, setidak nya ku bisa bersama sahabat aku lagi. Dan menantikan mereka semuanya satu per-satu.

Nah itulah yang saya berikan melewati postingan di atas kami semoga saja kami bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari Cerpen Kecewa Mengharukan dan ketika kami berseduh wajibnya kami bisa keluar dari kekecewaan itu wajib bangkit kembali bersemangat untuk menjalani nasib yang kadang kadang ada di titik kekecewaan yang semua orang tidak bisa memberi motivasi kata kata bijaksana kami wajib bangkit sendiri.
Cerpen Sedih Terbaru Bikin Nangis Banget | Mariyana Yana | 5