IBX592EBC03DC493

Cerpen Persahabatan Sangat Menyedihkan

Cerpen Persahabatan

Cerpen Persahabatan - Kadang sahabat kami telah di anggap menjadi saudara sebab saling kuatnya persahabatan yang dijalin hampir setiap hari ketemuan serta kadang kadang telah terbiasa dengan marahnya telah tau karakternya telah diketahui itulah yang bisa menjadi sahabat sangat erat konflik pun telah dijalan tapi diberakhirkan dengan kepala dingin.

Rumah sahabat pun kadang telah di anggap rumah sendiri tidur dirumah kawan itu telah biasa nah pada kalian saya bakal memberikan cerpen persahabatan sehingga cinta yang kadang kami alamiah juga serta itu telah ada rasa ketika kami telah merasa perasaan yang ada pada diri kami alangkah berharganya dirinya di dalam kenasiban kita.

cerpen persahabatan

Ketika kami telah tau apa artinya sahabat tidak butuh lagi mencari yang lebih lumayan sahabat yang slalu menemani kami hingga akhir hayat serta disaat kami menemukan cinta sejati kami pun bakal slalu ingat sahabat yang berjuang bersama sama dengan sulit payah bersama bahagia bersama sama. Cerpen persahabatan singkat bakal saya berikan langsung dibawah ini.

Cerpen Persahabatan Sangat Menyedihkan

Perkataan Terakhirku Untuk Sahabat

Aku bagai manusia biasanya yang tidak luput dari dosa. Mesikipun tidak cantik dari kawan lainya, tapi aku tetaplah bersyukur dengan keadaan dengan nasib serba lumayan ini. Saya punya sahabat lengket dari kecil. Dari sekolah SD, akupun tidak jarangkali satu kelas sama dia, alias itu satu kebetulan ataupun telah disengaja. Namun saya tidak berfikir karna disaat aku mengetahuinya rasanya aku bisa ketepatan, disitulah saya slalu bersamanya, berlangsung sama - sama, main sama - sama serta meperbuat kegiatan yang lainya. Sejak aku juga tidak sedikit mendapat kawan - kawan yang juga adalah sahabat paling baik aku.

Saat beranjak ke tingat SMP, aku pun masi sekolah bersama dengan sahabatku. Gitu tidak sedikitnya cerita bersuka ataupun berduka bersama sama kamipun memutuskan untuk sehingga sahabat sejati hingga kapan pun. Hari - hari dilalui dengan indahnya. TerSenyum, Tertawa, Bercanda Bersedih memberi suasana di antara perhabatanku. Sesampai saat hari saya mulai ada yang menggosipkan dengan orang yang sebenarnya di sukai kawan saya sahabatku itu. Akhirnya ber imbas di persabatan aku. Ngerinya lagi setiap saya berjumpa sahabatku itu serta ingin sekali mencoba menjelasknya, da ketidak sedikitan pun menonton aku, bagai tidak mengharapkan lagi dekat dengan aku.

Dan persoalannya ini hingga aku masuk SMA. Di sekolah itu hari demi hari aku mulai kesepian, Sahabatku pun tidak memberi berita mesikipun masi bersama dengan satu sekolah, kini saya tidak lagi duduk satu bangku dikarenakan beda kelas. 1 tahun lama persoalan aku denga dirinya jua belum juga berakhir hingga ku rasanya penyakit kankerku yang dahulu mulai kambuh lagi. Mungkin aku hilang semangat dengan sahabatku yang paling baik, pikir aku. Akhirnya aku minta izin tuk tidak sekolah serta merahasiakan penyakit kanker aku pihak sekolahan pun menyetujuinya.  Hari hariku di rumah sakit juga sepi, hanyalah keluargaku saja yang mengantarkan aku menikmati hariku yang tidak seindah dahulu.

Dari pembicaraan dokter bahwa aku mendengar nasib aku telah tidak lagi dikarenakan penyakit kankerku mulai masuk stadiumm empatt. “Bu saya izin keluar membeli kado ulang tahun sahabat aku besok ”, ijinnya aku terhadap ibuku. Lalu ibuku menyetujui yang tidak sengja ditoko bunga aku berjumpa dengan sahabatku.

Ketika itu bakal tidak sadar serta tiba saja ku menonton di kurang lebih aku ada tidak sedikit kawanku serta tergolong juga sahabatku. “ Ini bungaku yang dibeli tadi untuk memberi hadiah kepadamu disaat ulang tahun besok ”, kataku. Ia terkesan nangis serta bersedih bahkan tampak sedihnya dengan mengatakan “ Mau kah engkau memberi maaf aku , maukah kalian akrab lagi dengan aku?”, “ Iya, ku telah memaafkan kalian sejak dahulu serta ku tetaplah serta slalu menjadi sahabat kamu”, Ucapku. Itulah perkataan terbaru aku yang disaat itu mataku juga mulai redup serta tidak bisa lagi membukanya, serta senyumanku saat ini ku bisa berangkat ntuk selamanya sebab ada keluargaku, kawanku serta sahabat - sahabatku yang paling baik didekat aku.

Dari postingan di atas kami bisa menyimpulkan alangkah berharganya sahabat serta sahabat itu tidak memandang kekurang baikan yang rutin iya ingat adalah kebaikan sahabatnya yang rutin menemaninya di saat bahagia sulit maupun berhasil bersama. Cerpen Persahabatan Menyedihkan yang kami ingat kata kata motivasi rutin hingga akhir hayat pun rutin menyayanginya.
Cerpen Persahabatan Sangat Menyedihkan | Mariyana Yana | 5